Cara Membaca Hasil Pengukuran Voltmeter​ dengan Akurat!

Written by Hokione on November 14, 2024
Cara Membaca Hasil Pengukuran Voltmeter​ dengan Akurat!

Terdapat dua jenis voltmeter umum yang dapat Hokiers gunakan, yaitu voltmeter analog dan digital. Meskipun memiliki fungsi yang sama, cara membaca hasil pengukuran pada kedua jenis alat ini memiliki perbedaan.

Artikel Hokione ini akan memberikan langkah-langkah dan tips kepada Hokiers tentang cara membaca hasil pengukuran voltmeter, baik untuk jenis analog maupun digital, dengan tepat.

Cara Membaca Hasil Pengukuran Voltmeter Analog

Merangkum dari Keysight, voltmeter analog menggunakan jarum penunjuk dan skala yang terdiri dari berbagai tanda untuk menunjukkan hasil pengukuran tegangan.

Memahami tata letak skala ini sangat penting untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat.

 

1. Mengenali Skala pada Voltmeter

Skala pada voltmeter analog biasanya memiliki beberapa pembagian yang menunjukkan level tegangan tertentu.

Ada tanda pembagian besar atau major markings dan tanda pembagian kecil atau minor markings, yang masing-masing mewakili nilai tegangan yang berbeda.

2. Membaca Jarum Penunjuk

Untuk membaca tegangan, perhatikanlah posisi jarum penunjuk di skala. Jika jarum berada di antara dua tanda pembagian, maka nilai tegangannya adalah di antara dua nilai tersebut.

Contoh, jika jarum berada di antara angka 4 dan 5 pada voltmeter dengan rentang 0-10 volt, maka tegangan yang diukur adalah 4,5 volt.

Baca Juga: Apa Itu Saklar? Kunci Memanfaatkan Energi Listrik

3. Menghindari Kesalahan Paralaks

Kesalahan paralaks terjadi saat sudut pandang Hokiers tidak sejajar dengan jarum, yang membuat jarum terlihat berada pada posisi yang berbeda dari yang seharusnya. Untuk menghindari hal ini, pastikan Hokiers melihat jarum secara langsung dari sudut pandang tegak lurus terhadap skala.

4. Tips Cara Membaca Hasil Pengukuran Voltmeter Analog

  • Pastikan sudut pandang tegak lurus dengan jarum.

  • Pahami pembagian skala sebelum melakukan pengukuran.

  • Mulailah dengan rentang tegangan tertinggi untuk menghindari overload dan sesuaikan dengan kebutuhan untuk hasil yang lebih akurat.

Cara Membaca Hasil Pengukuran Voltmeter Digital

Berbeda dengan jenis analog, voltmeter digital memberikan kemudahan untuk Hokiers karena hasil pengukurannya ditampilkan langsung dalam bentuk angka di layar.

Voltmeter digital juga dilengkapi dengan berbagai simbol yang dapat membantu proses pengukuran.

1. Tata Letak Layar Digital dan Simbol

Layar pada voltmeter digital menampilkan hasil pengukuran dalam bentuk angka, serta simbol penting yang menunjukkan mode pengukuran.

Beberapa simbol yang umum ditemukan pada voltmeter digital adalah:

  • Tegangan AC (V~): Menunjukkan bahwa voltmeter diatur untuk mengukur tegangan arus Alternating Current (AC).

  • Tegangan DC (V-): Menandakan bahwa alat mengukur tegangan arus Direct Current (DC).

  • Mode Auto-ranging: Mode dalam voltmeter digital yang secara otomatis memilih rentang pengukuran sesuai.

  • Fungsi Hold: Menunjukkan hasil pengukuran yang “dibekukan” di layar untuk memudahkan pembacaan.

Cari Voltmeter Digital Schneider dengan Harga Spesial? Ada di Hokione!

2. Fungsi Tombol pada Voltmeter Digital

Voltmeter digital dilengkapi dengan tombol-tombol fungsi yang memungkinkan Hokiers untuk beralih antara mode pengukuran, fungsi hold, dan memilih opsi antara mode auto-ranging atau manual.

Tombol-tombol ini menambah fleksibilitas alat dalam melakukan berbagai jenis pengukuran.

3. Mode Auto-ranging vs. Manual

  • Mode Auto-ranging: Voltmeter secara otomatis memilih rentang pengukuran yang sesuai berdasarkan sinyal yang terdeteksi. Mode ini ideal untuk Hokiers yang masih pemula atau saat mengukur tegangan pada sirkuit yang tidak diketahui besarannya.

  • Mode Manual: Mode ini memberikan lebih banyak kendali pada Hokiers dan bisa menghasilkan pengukuran yang lebih cepat setelah rentang yang tepat dipilih. Mode ini cocok untuk Hokiers yang sudah berpengalaman atau ketika tegangan yang diukur sudah diketahui.

Baca Juga: Cara Menggunakan Multimeter Digital, Ini Dia Langkah-langkahnya!

Cara Membaca Hasil Pengukuran Voltmeter Tergantung Jenisnya!

Alat satu ini merupakan alat andalan untuk teknisi dalam hal pengukuran tegangan listrik. Perlu Hokiers ingat, cara membaca hasil pengukuran voltmeter bergantung pada jenis voltmeter yang digunakan.

Voltmeter analog membutuhkan keterampilan lebih dalam membaca skala dengan benar dan menghindari kesalahan paralaks, sementara voltmeter digital lebih mudah digunakan dengan hasil yang langsung ditampilkan secara angka.

Apabila Hokiers tertarik untuk mendapatkan informasi atau edukasi tentang alat elektrik dan mekanikal, Hokiers dapat mengunjungi Facebook dan Instagram Hokione! Di mana kami akan selalu memberikan update penting, terkait produk atau promo menarik yang sedang berlangsung!